Guys… cerita perjalanan ini berlanjut menuju Air Terjun Madakaripura.
Air Terjun Madakaripura adalah salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional
Bromo Tengger tepatnya di kecamatan Lumbang, Probolinggo, yang membuat gue
menjatuhkan pilihan buat kesini karena daya tarik dari air terjun yang
terbentuk di antara bukit-bukit yang hijau Oh.. My.. Kira-kira pukul 07:15 kita
turun dari puncak bromo atau tepatnya seruni point, gue mengingatkan teman
seperjalan buat check out dan cabut dari home stay karena hari semakin siang
kabut akan mulai turun dan menutup panorama di atas puncak, roti dan kopi
hangat menjadi bekal tenaga sampai siang nanti. Kesegaran air di home stay pagi
itu membuat raga ini semakin fresh dan tenang.. Hufftt.. saat-saat mandi yang
takkan pernah terlupakan, menahan nafas ketika air sedingin es yang mulai
membasahi tubuh dan ini yang mandi juga cuma gue aja guys teman
seperjalanan gue ga ada yang berani, nyentuh air aja ga. Hehe (kalian harus
coba guys sensasi mandi sore dan pagi di bromo, recommended). Sebelum berangkat
Bayu repot sama Bunga Edelweis yang katanya buat pacarnya, okelah kita tunggu
Bayu cari Bunga Edelweis, ternyata Bunga Edelweisnya didapatkan cuma belum
dirangkai ga seperti yang diatas kawah bromo guys. Kali ini perjalanan yang
akan kami tempuh yaitu Air Terjun Madakaripura-Probolinggo-Malang, so… kami
berempat ga pulang lewat jalur waktu berangkat guys. Dari home stay kita turun
menuju arah Sukapura Kab. Probolinggo. Ternyata jalur arah Probolinggo ini
benar-benar bagus guys kondisi jalan yang menurun, jalan aspal yang halus dan
apalagi pemandangan perbukitan yang menjulang tinggi oh.. my.. mematikan mesin motor
efektif menghemat bahan bakar guys.. sungguh perjalanan yang takkan terlupakan,
setelah sampai di daerah Sukapura kalian akan menemukan pom bensin dan beberapa
ATM seperti Bank BRI, MANDIRI dan BNI. Bensin di speedometer menunjukan sisa
bensin masih 1,5 balok sungguh motor matic yang luar biasa motor ini guys dari
efesiensi bahan bakar, posisi ergonomic kemudi dan ketangguhan di segala medan.
Bensin di isi sampai full lanjut mampir ke ATM buat mengambil persedian dana
yang menipis. Perjalanan menuju Air Terjun ini sungguh luar biasa guys.. kita
akan melewati rumah-rumah penduduk dan pemandangan perbukitan yang sungguh
indah. Cukup jauh memang menuju wisata ini dari Bromo kira-kira 20 km dengan
kondisi jalan menurun dan menanjak, karena itu kenapa gue putusin buat sewa
sepeda motor yang akan membuat perjalanan ini lebih fleksibel, karena analisa
gue yang mengingat transportasi Malang yang kurang mendukung daerah wisata dari
segi biaya dan jam keberangatan yang lama. Setelah membayar biaya masuk menuju
kawasan air terjun kalian akan menemukan portal dan warung-warung yang di
kelola oleh warga mereka akan menawarkan jasa penitipan barang saat kita menuju
air terjun dan gratis tetapi sebaiknya kita membeli makanan yang disediakan
warung tersebut sebagai tanda terima kasih, makanannya juga enak ko guys...
Patung Patih Gajah Mada menyambut kita sebelum memulai
perjalanan ke air terjun gue sarankan guys tidak perlu menggunakan jasa guide
karena jalan menuju air terjun cukup mudah apalagi saat kami datang kesana
sedang di bangun jembatan-jembatan yang menempel dinding bukit dan jangan lupa
bawa sandal, plastic buat dompet sama kamera serta baju yang siap basah karena
pasti kita akan basah guys.. basah.. basah.. basah.. seluruh tubuh.. ah.. ah..
ah.. menyentuh kalbu.. loh? Hehe. Wajib basah
dan ga perlu jas hujan kalau
kalian mau rasain sensasi air terjun yang jatuh dari tebing saat menuju
perjalanan ke air terjun utama. Dan oh.. Subhanallah.. sungguh pemandangan dan
sensasi yang luar biasa guys air terjun ini tenang dan menyejukan, suara-suara
binatang hutan, sungai yang mengalir dan tentunya air terjun yang akan
menyambut anda disana. Setelah puas dan anak-anak mulai pada kedinginan gue
ajak langsung turun dan pulang ke Malang lagi sebelumnya makan siang dulu ya
pakai nasi pecel khas Bromo + telur dadar dan segelas teh hangat.. Yummy..
selamat makan.. . Setelah itu pamit dan mengucapkan
terima kasih pada Ibu pemilik warung yang ramah “terima kasih ya bu, mudah-mudahan
bisa kesini lagi” gitu guys.. hehe
Direction GPS di set menuju Malang. Safety riding siap..
Let’s Go.. kita akan menempuh perjalanan ±65 km menuju Malang dari Air Terjun
Madakaripura. Walaupun
kondisi jalan yang bagus di sepanjang perjalanan namun rute ini terasa begitu
jauh guys karena memutar melewati Probolinggo alhasil sampai Malang bensin
tinggal 1 balok, perjalanan dari kawasan Air Terjun Madakaripura pukul 13:00
tiba di Malang pukul 16:00 rencananya kita akan melanjutkan ke Pantai
Balekambang dan besoknya ke daerah Batu tetapi perjalanan yang menguras tenaga serta
cuaca saat itu sedang hujan gue putuskan untuk menuju Jonas Home Stay yang
sebelumnya sudah kami booking saat tiba di Malang. Saatnya tubuh ini di basuh
dengan air hangat untuk menghilangkan rasa lelah selama perjalanan, oh.. sungguh
perjalanan ini terasa komplit dan setelah itu salat, lihat-lihat foto di Bromo dan
Air Terjun Madakaripura. Bersiap lagi untuk nongkrong di Alun-Alun kota Malang.
Menu malam ini Soto Lamongan, Jasuke dan Soda Gembira.. Mak nyuss.. jam
menunjukan pukul 23:30 sudah berat mata ini waktunya beristirahat untuk
menyiapkan petualangan terakhir besok di Malang menuju Pantai Bale Kambang,
mungkin lain waktu Pulau Sempu dan Kota Wisata Batu akan menjadi tujuan
destinasi selanjutnya. Selamat Tidur.. :o
Jona's Home Stay
Taman Teratai di Depan Balaikota Malang
Alun-Alun Kota Malang
Temukan kami selanjutnya di Bag 3- Pantai Belekambang (Tanah Lot Pulau Jawa)
Bersambung...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar